Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

Berita Otomotif dan Dunia Balap – Seberapa Irit XPeng G6 perjalanan dari Jakarta ke Cirebon melalui Tol Cipali menempuh jarak sekitar 220–230 kilometer, tergantung titik keberangkatan dan tujuan. Bagi calon pengguna mobil listrik, salah satu pertanyaan utama tentu berkaitan dengan konsumsi energi dan biaya perjalanan. Pada rute ini, XPeng G6 menunjukkan efisiensi yang cukup menarik untuk sebuah SUV listrik berukuran menengah.

Konsumsi Energi Seberapa Irit XPeng G6

XPeng G6 versi Long Range memiliki konsumsi energi resmi sekitar 17,5–17,9 kWh per 100 kilometer berdasarkan standar WLTP. Sementara itu, pengujian independen menunjukkan konsumsi riil sekitar 19,9 kWh per 100 kilometer dalam penggunaan campuran.

Untuk perjalanan tol Jakarta–Cirebon yang didominasi kecepatan konstan 90–110 km/jam, konsumsi energi realistis biasanya berada di kisaran:

  • 18–21 kWh per 100 km
  • Tergantung kecepatan, kondisi lalu lintas, penggunaan AC, dan jumlah penumpang.

Seberapa Irit XPeng G6 Simulasi Biaya Jakarta–Cirebon

Jika jarak perjalanan mencapai 225 km dan konsumsi rata-rata berada di angka 19 kWh per 100 km, kebutuhan energi dapat dihitung sebagai berikut:

225 km × 19 kWh ÷ 100 = 42,75 kWh

Dengan asumsi tarif pengisian listrik rumah sekitar Rp1.700 per kWh, biaya energi menjadi:

42,75 kWh × Rp1.700 = sekitar Rp72.700

Artinya, perjalanan Jakarta–Cirebon hanya memerlukan biaya listrik sekitar Rp70.000–Rp80.000 jika pengisian dilakukan di rumah. Nilai ini jauh lebih rendah dibandingkan SUV bensin yang umumnya menghabiskan biaya bahan bakar Rp250.000–Rp400.000 untuk jarak serupa.

Apakah Perlu Isi Daya di Tengah Jalan?

Tidak perlu.

XPeng G6 Long Range menawarkan jarak tempuh WLTP hingga 570 km dengan baterai 87,5 kWh. Bahkan dalam kondisi jalan tol dan penggunaan nyata, mobil ini masih mampu menempuh sekitar 450–500 km dalam satu kali pengisian penuh.

Dengan jarak Jakarta–Cirebon sekitar 225 km, baterai biasanya masih menyisakan:

  • Sekitar 50–60 persen untuk versi Long Range.
  • Sekitar 40–50 persen untuk versi Standard Range.

Karena itu, pengemudi dapat pergi-pulang dengan satu kali pengisian jika kondisi lalu lintas cukup lancar.

Faktor yang Mempengaruhi Keiritan

Beberapa faktor dapat meningkatkan atau menurunkan efisiensi XPeng G6:

Kecepatan Berkendara

Kecepatan 90–100 km/jam biasanya menghasilkan konsumsi energi terbaik. Ketika kecepatan naik ke 120–140 km/jam, hambatan udara meningkat drastis sehingga konsumsi listrik ikut naik.

Penggunaan AC

AC modern pada XPeng G6 tergolong efisien, tetapi penggunaan suhu sangat dingin dalam waktu lama tetap menambah konsumsi energi.

Muatan Kendaraan

Jumlah penumpang dan barang bawaan memengaruhi bobot kendaraan. Semakin berat beban yang dibawa, semakin besar energi yang dibutuhkan.

Kondisi Lalu Lintas

Kemacetan ringan justru dapat membantu efisiensi karena sistem regenerative braking mengembalikan sebagian energi ke baterai. Sebaliknya, kemacetan parah dengan AC menyala terus-menerus dapat menambah konsumsi listrik.

Perbandingan dengan Mobil Bensin

Jika dibandingkan SUV bensin dengan konsumsi 10 km/liter, perjalanan 225 km membutuhkan sekitar 22,5 liter bensin. Dengan harga bensin Rp13.000 per liter, biaya perjalanan mencapai sekitar Rp292.500.

Sementara itu, XPeng G6 hanya membutuhkan biaya listrik sekitar Rp72.000–Rp80.000 untuk jarak yang sama. Pengguna dapat menghemat lebih dari 70 persen biaya energi per perjalanan.

Sumber : kompas.com

Related Posts

Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

Berita Otomotif dan Dunia Balap – Baterai SLA Motor Listrik semakin populer sebagai pilihan kendaraan harian. Banyak model masih mengandalkan baterai SLA (Sealed Lead Acid) karena harganya lebih terjangkau dibandingkan…

Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

Mobil Listrik yang Siap Mendukung Mobilitas Modern Berita Otomotif dan Dunia Balap – Fitur MG S5 EV Tren kendaraan listrik terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan transportasi yang efisien dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

Hasil Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1

Hasil Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1

Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

Biaya Kepemilikan Suzuki S-Presso Setahun Pakai: Rp 7 Jutaan

Biaya Kepemilikan Suzuki S-Presso Setahun Pakai: Rp 7 Jutaan

Hitung Pajak Tahunan Mobil Listrik Wuling Cortez Darion EV

Hitung Pajak Tahunan Mobil Listrik Wuling Cortez Darion EV