Chery C5 Meluncur, Bagaimana Nasib Omoda 5 GT?

Berita Otomotif dan Dunia Balap – Peluncuran Chery C5 di pasar otomotif Indonesia membawa babak baru bagi lini SUV kompak dari PT Chery Sales Indonesia (CSI). Namun di tengah euforia model baru ini, muncul pertanyaan besar: ke mana arah nasib Omoda 5 GT, varian paling sporty dari keluarga Omoda?

GT: Gladiator yang Gagal Menaklukkan Pasar

Omoda 5 GT sempat jadi primadona saat pertama kali hadir. Dengan mesin 1.6 liter turbo, tenaga 197 PS, serta torsi 290 Nm, ia di tujukan bagi konsumen yang mencari performa lebih di balik kemudi SUV kompak. Dari segi tampilan, GT tampil garang—bumper agresif, suspensi lebih kaku, dan warna-warna yang mencolok.

Namun semua kelebihan itu tak mampu mengubah kenyataan bahwa GT hanya menargetkan segmen pasar yang sangat terbatas. Vice President PT CSI, Zeng Shuo, menjelaskan bahwa sejak awal Omoda 5 GT memang bukan untuk pasar massal. “Omoda 5 GT itu masuk ke pasar yang sangat niche. Jadi model itu memang terbatas,” ujarnya.

Dilema Volume vs. Gengsi

Bagi CSI, keputusan mempertahankan atau menghentikan sebuah model tak hanya soal branding, tapi juga volume penjualan. Sales Director CSI, Budi Darmawan, menegaskan bahwa dalam bisnis otomotif, angka tetap menjadi prioritas. “Kita dalam bisnis tentu mempertimbangkan volume, dan GT itu segmented, sangat segmented,” ungkapnya.

Meski di bekali performa tinggi dan fitur menarik, GT nyatanya tak menyumbang banyak dalam pencapaian penjualan CSI di Indonesia. Karena itu, perusahaan memutuskan untuk tidak melanjutkan produksi atau pembaruan model ini dalam waktu dekat.

Transformasi: Dari Omoda ke C5 dan E5

Sementara nasib GT kian suram, Omoda 5 standar telah berevolusi menjadi Chery C5, dan versi listriknya menjadi Omoda E5 yang kini di kenal sebagai Chery E5. Kedua model ini lebih di sesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini, terutama dari segi efisiensi dan fitur modern.

Zeng Shuo menambahkan bahwa saat ini CSI hanya memasarkan dua varian dari lini Omoda, yaitu Z dan RZ, yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga C5. Dengan stok Omoda 5 GT yang sudah sangat terbatas, masa depan varian tersebut sepertinya akan segera berakhir secara resmi. “Sekarang hanya beberapa unit saja (yang masih tersedia),” ungkap Zeng.

Selamat Tinggal Sang Sporty?

Budi Darmawan bahkan menyebutkan bahwa Omoda 5 GT sudah di gantikan semua, menandakan bahwa arah bisnis Chery kini benar-benar menjauh dari model performa tersebut. Fokus kini tertuju pada penguatan pasar untuk C5 dan E5 yang lebih terjangkau, efisien, dan sesuai kebutuhan mayoritas konsumen.

Bagi para penggemar Omoda 5 GT, ini mungkin saat yang tepat untuk berburu unit terakhir sebelum model ini benar-benar menghilang dari showroom.

Sumber :Kompas.com

  • Related Posts

    Tes Konsumsi Daya MG 5S EV di Dalam Kota, Ada Catatannya

    Berita Otomotif dan Dunia Balap – Tes Konsumsi Daya MG 5S EV Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang. Salah satu model yang menarik perhatian yaitu MG 5S EV. Mobil…

    Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

    Berita Otomotif dan Dunia Balap – Seberapa Irit XPeng G6 perjalanan dari Jakarta ke Cirebon melalui Tol Cipali menempuh jarak sekitar 220–230 kilometer, tergantung titik keberangkatan dan tujuan. Bagi calon…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Tes Konsumsi Daya MG 5S EV di Dalam Kota, Ada Catatannya

    Tes Konsumsi Daya MG 5S EV di Dalam Kota, Ada Catatannya

    Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

    Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

    Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

    Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

    Hasil Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1

    Hasil Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1

    Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

    Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

    Biaya Kepemilikan Suzuki S-Presso Setahun Pakai: Rp 7 Jutaan

    Biaya Kepemilikan Suzuki S-Presso Setahun Pakai: Rp 7 Jutaan