Cherry Tiggo 8 CSH: Plug-in Hybrid Paling Irit dan Bertenaga di Kelasnya

Berita Otomotif dan Dunia Balap – Cherry kembali hadir di pasar otomotif Indonesia dengan gebrakan baru lewat varian terbaru dari seri Tiggo 8, yaitu Cherry Tiggo 8 CSH (Cherry Super Hybrid). Mobil ini disebut-sebut sebagai varian paling irit dan paling bertenaga dari seluruh lini Tiggo 8. Bukan tanpa alasan, teknologi yang dibenamkan serta fitur-fiturnya menunjukkan bahwa Cherry benar-benar serius menggarap segmen plug-in hybrid (PHEV).

Mesin dan Performa: Gabungan Daya yang Menggugurkan

Di balik kap mesinnya yang tersembunyi dengan rapi, terdapat mesin 1.5L turbo ActCO khusus untuk sistem hybrid ini. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi dedicated hybrid dan baterai berkapasitas 18 kWh, yang menghasilkan total output 341 hp dan torsi 525 Nm. Ini membuatnya lebih bertenaga dibandingkan Tiggo 8 Pro Max maupun versi standarnya.

Menariknya, konsumsi bahan bakarnya di klaim bisa mencapai 76 km/l, angka yang sangat impresif, bahkan bila di bandingkan dengan motor bensin kecil sekalipun.

Penggerak dan Varian AWD

Sayangnya, untuk saat ini Tiggo 8 CSH masih menggunakan penggerak roda depan (FWD). Meski begitu, saat pengenalan sistem Cherry Super Hybrid, sudah di perlihatkan juga varian AWD. Kita tunggu saja kapan varian tersebut resmi di luncurkan.

Sistem Pengisian Daya dan Teknologi Fast Charging

Tiggo 8 CSH bisa di isi daya lewat colokan type 2 CCS dengan kemampuan fast charging hingga 40 kW—dari 20% ke 80% hanya dalam 20 menit. Ada juga opsi AC charging 6,6 kW yang memerlukan waktu sekitar 3 jam, serta mobile charger 2,2 kW yang mengisi penuh dalam 8,5 jam.

Sistem ini juga mendukung vehicle-to-load (V2L), memungkinkan mobil di gunakan sebagai power bank berjalan untuk perangkat listrik seperti rice cooker, coffee maker, atau perangkat rumah tangga lainnya.

Eksterior: Elegan, Simpel, dan Modern

Perbedaan utama pada eksterior di bandingkan varian lain terlihat dari desain gril depan yang lebih simpel namun tetap elegan dengan model diamond cut. Lampu depan masih menggunakan projector dan DRL, sementara air duct di bumper depan benar-benar fungsional, bukan sekadar hiasan.

Bagian samping menunjukkan penggunaan handle pintu model flush, seperti pada mobil listrik premium. Velg dual-tone 19 inci juga membuat tampilannya semakin mewah.

Di belakang, desainnya minimalis namun elegan. Lampu belakang full LED dilengkapi animasi saat mobil dinyalakan. Tidak ada emblem hybrid yang mencolok, hanya logo “Tiggo 8” dan “Cherry”.

Interior: Mewah, Modern, dan Fungsional

Masuk ke dalam, kita di suguhkan interior yang identik dengan Tiggo 8 facelift. Materialnya mewah—dashboard suede, aksen kayu, dan kulit dengan jahitan asli.

Fitur menarik lainnya termasuk:

  • Head unit besar yang terintegrasi dengan semua pengaturan kendaraan (AC, HUD, kaca spion)
  • Android Auto dan Apple CarPlay
  • Wireless charging 50 watt dengan pendingin
  • Konsol tengah luas dan berpendingin
  • Ambient lighting
  • Spion auto-dimming
  • Tuas transmisi di belakang setir

Kenyamanan di Baris Kedua dan Ketiga

Baris kedua menawarkan ruang kaki dan kepala yang lega, serta tidak ada terowongan tengah karena menggunakan FWD. Fitur pengaturan kursi penumpang depan dari belakang sangat membantu untuk bos-bos yang ingin lebih lega.

Baris ketiga cukup lapang untuk orang dewasa bertubuh sedang. Fitur tambahan seperti cup holder, port USB, dan speaker Sony tetap tersedia sampai baris ketiga.

Fitur Keamanan dan ADAS Terlengkap di Kelasnya

Tiggo 8 CSH di lengkapi dengan 19 fitur ADAS termasuk:

  • Intelligent Cruise Control
  • Lane Keeping Assist
  • Forward Collision Warning
  • Driver Monitoring System

Fitur driver monitoring ini cukup canggih karena bisa mendeteksi saat pengemudi tidak fokus, meski belum terintegrasi penuh dengan cruise control.

Pilihan Mode Berkendara dan Efisiensi Energi

Mobil ini menyediakan berbagai pilihan mode berkendara:

  • Eco, Normal, dan Sport
  • EV Mode (full listrik)
  • EV Plus Mode: Tetap berjalan full listrik meski baterai tersisa 20%
  • Hybrid Mode
  • Regenerative Braking: 3 level (Low, Medium, High)
  • Power Saving Mode: 3 level (Initial, Smart, Force)

Semua pengaturan ini tersedia di dalam sistem “New Energy” pada head unit.

Impresi Berkendara: Nyaman dan Tangguh

Performa akselerasi sangat responsif berkat torsi besar dan transmisi hybrid yang halus. Namun, feedback setir terasa artifisial, dan rem cenderung terlalu pakem, meski akurat dalam kecepatan tinggi.

Suspensi sedikit keras saat melewati jalan bergelombang, namun masih tergolong nyaman untuk penggunaan dalam kota.

Jarak Tempuh dan Penutup

Tiggo 8 CSH dapat menempuh hingga 90 km dengan mode listrik penuh, dan total hingga 1200 km dengan bantuan mesin dan baterai. Ini menjadikannya salah satu PHEV paling kompeten di Indonesia saat ini.

Kesimpulan: Layak Ditunggu dan Dicoba

Cherry Tiggo 8 CSH hadir sebagai jawaban untuk konsumen Indonesia yang ingin mencoba teknologi plug-in hybrid tanpa kompromi performa maupun efisiensi. Dengan kombinasi fitur lengkap, desain modern, dan harga yang kemungkinan tetap kompetitif, mobil ini layak masuk daftar incaran.

Sumber :Youtube.com

  • Related Posts

    Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

    Berita Otomotif dan Dunia Balap – Seberapa Irit XPeng G6 perjalanan dari Jakarta ke Cirebon melalui Tol Cipali menempuh jarak sekitar 220–230 kilometer, tergantung titik keberangkatan dan tujuan. Bagi calon…

    Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

    Berita Otomotif dan Dunia Balap – Baterai SLA Motor Listrik semakin populer sebagai pilihan kendaraan harian. Banyak model masih mengandalkan baterai SLA (Sealed Lead Acid) karena harganya lebih terjangkau dibandingkan…

    You Missed

    Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

    Seberapa Irit XPeng G6 untuk Perjalanan Jakarta–Cirebon?

    Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

    Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

    Hasil Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1

    Hasil Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1

    Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

    Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

    Biaya Kepemilikan Suzuki S-Presso Setahun Pakai: Rp 7 Jutaan

    Biaya Kepemilikan Suzuki S-Presso Setahun Pakai: Rp 7 Jutaan

    Hitung Pajak Tahunan Mobil Listrik Wuling Cortez Darion EV

    Hitung Pajak Tahunan Mobil Listrik Wuling Cortez Darion EV