Berita Otomotif dan Dunia Balap – Rolls-Royce kembali menegaskan posisinya sebagai produsen mobil paling eksklusif di dunia lewat Phantom Platinum Jubilee Edition. Mobil ini di buat khusus untuk memperingati 70 tahun masa pemerintahan Ratu Elizabeth II, yang merupakan monarki terlama dalam sejarah Inggris.
Unit ini bukan sekadar edisi terbatas, melainkan one of one, hanya satu di dunia. Lebih mengejutkan lagi, mobil super langka tersebut kini berada di Indonesia dan di pasarkan melalui dealer otomotif premium Evans Motor.
Terinspirasi Phantom V 1952 Milik Ratu Elizabeth II
Phantom Platinum Jubilee Edition dirancang dengan inspirasi langsung dari Rolls-Royce Phantom V tahun 1952, mobil yang di gunakan Ratu Elizabeth II saat pelantikannya sebagai Ratu Inggris. Hal ini tercermin jelas dari pemilihan warna eksterior hingga detail interiornya.
Kemudian, body mobil di balut warna Medira Red yang di padukan dengan hitam, kombinasi klasik yang identik dengan kendaraan kerajaan Inggris pada era tersebut. Sentuhan ini membuat Phantom edisi spesial ini tampil sangat berwibawa, klasik, sekaligus sarat nilai historis.
Detail Eksterior Klasik yang Di Pertahankan
Sebagai flagship Rolls-Royce, Phantom tetap mempertahankan seluruh ciri khasnya. Gril depan berdiri tegak dengan kehadiran Spirit of Ecstasy yang kini memiliki grafir khusus bertuliskan 1952–2022. Grafir tersebut menandai rentang waktu pemerintahan Ratu Elizabeth II.
Garis coachline di bodi mobil tetap di buat secara manual oleh satu seniman khusus Rolls-Royce. Ketidaksempurnaan kecil dari sentuhan tangan manusia justru menjadi nilai seni yang terus di pertahankan hingga sekarang.
Kabin Mewah Bernuansa Kerajaan Inggris
Masuk ke dalam kabin, nuansa eksklusivitas semakin terasa. Interior Phantom Platinum Jubilee Edition di buat dengan konfigurasi dua warna, merah di bagian depan dan putih di bagian belakang, meniru tata letak Phantom V milik sang Ratu.
Kemudian, di berbagai bagian interior terdapat bordiran Union Jack yang halus dan elegan. Tidak hanya itu, langit-langit mobil di hiasi Starlight Headliner yang menampilkan konstelasi bintang asli langit Inggris pada hari pelantikan Ratu Elizabeth II. Detail ini menjadikan kabin Phantom terasa lebih seperti galeri seni berjalan di banding sekadar interior mobil mewah.
Mesin V12: Tenang, Halus, dan Tanpa Usaha
Rolls-Royce tetap setia menggunakan mesin V12 berkapasitas 6.750 cc, sebuah angka yang telah menjadi identitas merek ini selama puluhan tahun. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 571 hp dengan torsi mencapai 900 Nm.
Performa Phantom bukan soal akselerasi agresif atau kecepatan puncak, melainkan tentang effortless driving. Akselerasi 0–100 km/jam yang ditempuh dalam 5,3 detik terasa sangat halus, hampir tanpa gejala mesin bekerja keras. Inilah karakter khas Rolls-Royce yang selalu menempatkan kenyamanan di atas segalanya.
Perpaduan Teknologi Modern dan Desain Klasik
Meski sarat teknologi, Rolls-Royce tetap mempertahankan pendekatan klasik. Dashboard kaca yang di sebut The Gallery memungkinkan pemilik menampilkan karya seni pribadi. Instrumen digital di buat menyerupai tampilan analog dan menggantikan tachometer dengan indikator power reserve, ciri khas Rolls-Royce sejak dahulu.
Sistem multimedia berbasis BMW telah di sesuaikan sepenuhnya dengan identitas Rolls-Royce, termasuk detail koin Platinum Jubilee dan ornamen Union Jack yang muncul saat layar ditutup.
Phantom untuk Kolektor, Bukan Sekadar Kendaraan
Rolls-Royce Phantom Platinum Jubilee Edition bukan mobil yang di ciptakan untuk penggunaan harian. Mobil ini adalah objek koleksi kelas dunia, simbol sejarah, dan penghormatan terakhir Rolls-Royce kepada Ratu Elizabeth II.
Dengan status satu-satunya di dunia, kehadirannya di Indonesia menjadi momen yang sangat langka dan bersejarah dalam industri otomotif nasional.
Sumber :Youtube.com
Judul Halaman Pemisah Judul situs
Rolls-Royce Phantom Platinum Jubilee Edition, mobil one of one untuk memperingati 70 tahun monarki Ratu Elizabeth II, kini hadir di Indonesia melalui Evans Motor.






