Mazda 6e Fastback Resmi Melantai di Singapore Motor Show 2026: Era Baru Sedan Listrik

Berita Otomotif dan Dunia Balap – Panggung Singapore Motor Show 2026 menjadi saksi sejarah bagi evolusi kendaraan listrik Mazda dengan di perkenalkannya Mazda 6e. Mobil yang mengusung konsep fastback ini merupakan langkah berani dari pabrikan asal Jepang tersebut untuk beralih sepenuhnya ke tenaga listrik di segmen sedan besar. Meski membawa nama besar Mazda, kehadiran mobil ini memicu diskusi hangat di kalangan pecinta otomotif karena adanya kolaborasi platform yang cukup kental dengan teknologi Tiongkok.

Perpaduan Desain Kodo dan Platform Modern

Secara eksterior, Mazda 6e di bangun di atas basis platform Changan Deepal L07. Namun Mazda tetap berupaya menyuntikkan filosofi desain Kodo ke dalam setiap lekukannya. Fasia depan mobil ini menampilkan transformasi radikal. Di mana panel grill tradisional di gantikan oleh bidang tertutup dengan tekstur lampu yang dapat menyala, memberikan kesan futuristik yang sangat kuat. Lampu utamanya di tempatkan di bagian bawah. Sementara bagian atas hanya di hiasi oleh DRL tipis yang memberikan tatapan tajam dan modern.

Garis desain sampingnya menunjukkan profil yang lebih berani dan padat di bandingkan generasi pendahulunya. Penggunaan gagang pintu model flush dan velg 19 inci dengan ban Michelin e-Primacy menunjukkan fokus yang besar pada aspek aerodinamika. Meski demikian, beberapa elemen desain di bagian pilar C dan spion yang cenderung mengotak di anggap sedikit keluar dari pakem minimalis yang selama ini menjadi ciri khas Mazda. Hal ini menciptakan perpaduan visual yang unik antara estetika Jepang yang halus dan gaya desain Tiongkok yang lebih berani.

Fungsionalitas Fastback dan Performa Listrik

Salah satu perubahan paling signifikan pada model ini adalah transisinya menjadi sebuah fastback. Berbeda dengan sedan konvensional, pintu bagasi Mazda 6e menyatu dengan kaca belakang, sehingga memberikan akses penyimpanan yang jauh lebih luas dan praktis. Keunggulan desain ini juga terlihat pada penambahan spoiler belakang elektrik yang bisa di atur secara otomatis untuk menjaga stabilitas kendaraan pada kecepatan tinggi. Di balik kap depan, tersedia pula ruang bagasi tambahan atau frunk yang cukup luas untuk menyimpan perangkat pengisi daya.

Sektor performa menjadi daya tarik utama bagi para penggemar kecepatan. Mazda 6e hadir dengan dua pilihan kapasitas baterai, yakni 68,8 kWh untuk varian standar dan 80 kWh untuk varian jarak jauh. Mengandalkan sistem penggerak roda belakang (RWD), mobil ini mampu menghasilkan tenaga antara 180 kW hingga 190 kW. Jarak tempuh yang di tawarkan pun cukup impresif, mulai dari 479 kilometer hingga mencapai 552 kilometer dalam sekali pengisian daya. Menjadikannya pesaing serius di kelas sedan listrik premium.

Interior Mewah dengan Teknologi Terkini

Memasuki area kabin, Mazda tetap mempertahankan standar kualitas material yang sangat tinggi. Seluruh permukaan interior dilapisi dengan bahan premium seperti kain felt halus yang memberikan sensasi mewah dan nyaman. Namun, yang menarik adalah banyaknya identitas merek yang di sebar di seluruh kabin. Mulai dari dasbor hingga sandaran kepala, seolah ingin menegaskan eksklusivitas merek Mazda di tengah penggunaan teknologi layar sentuh besar yang identik dengan mitra kolaborasinya.

Layar utama di tengah dasbor hadir dengan antarmuka yang telah di sesuaikan dengan bahasa desain Mazda untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih intuitif. Selain itu, fitur pendukung seperti panoramic glass roof dan sistem pintu frameless semakin memperkuat nuansa sporti pada mobil ini. Meskipun posisi lantai di baris kedua sedikit lebih tinggi karena penempatan baterai. Ruang kaki yang ditawarkan tetap terasa lega bagi penumpang dewasa. Kehadiran Mazda 6e di Singapura memberikan sinyal kuat bahwa ekspansi ke pasar Asia Tenggara lainnya. Termasuk Indonesia, hanyalah tinggal menunggu waktu.

Sumber :Youtube.com

  • Related Posts

    BRZ Farrel Siap untuk Indonesian Drift Series

    Berita Otomotif dan Dunia Balap –BRZ Farrel menunjukkan keseriusan dalam menghadapi Indonesian Drift Series (IDS), salah satu ajang drifting paling bergengsi di Indonesia. Farrel mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari…

    Mobil Drift McLaren V8 yang Gak Masuk Akal: GD Dubai Trip

    Berita Otomotif dan Dunia Balap –Drifting identik dengan mobil berpenggerak roda belakang yang ringan dan bertenaga besar. Saat sebuah McLaren bermesin V8 ikut melakukan drift, hasilnya langsung terasa “gak masuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    BYD Sealion 8 (BYD Tang L): SUV Plug-in Hybrid 7-Seater yang Lebih Gagah dan Mewah

    BYD Sealion 8 (BYD Tang L): SUV Plug-in Hybrid 7-Seater yang Lebih Gagah dan Mewah

    Honda Jazz GR Crosstar Hybrid, Hatchback Ikonik yang Jadi Obat Rindu Pecinta Jazz

    Honda Jazz GR Crosstar Hybrid, Hatchback Ikonik yang Jadi Obat Rindu Pecinta Jazz

    BRZ Farrel Siap untuk Indonesian Drift Series

    BRZ Farrel Siap untuk Indonesian Drift Series

    BYD Atto 2 Meluncur di Singapore Motor Show 2026, SUV Listrik Kompak yang Lebih Praktis

    BYD Atto 2 Meluncur di Singapore Motor Show 2026, SUV Listrik Kompak yang Lebih Praktis

    Mobil Drift McLaren V8 yang Gak Masuk Akal: GD Dubai Trip

    Mobil Drift McLaren V8 yang Gak Masuk Akal: GD Dubai Trip

    Mazda 6e Fastback Resmi Melantai di Singapore Motor Show 2026: Era Baru Sedan Listrik

    Mazda 6e Fastback Resmi Melantai di Singapore Motor Show 2026: Era Baru Sedan Listrik