BMW X3 Generasi Terbaru di Indonesia: Lebih Mewah, Lebih Halus, Tetap Mengusung DNA Fun to Drive

Berita Otomotif dan Dunia Balap – BMW Indonesia resmi menghadirkan BMW X3 generasi keempat untuk pasar Tanah Air. SUV premium ini tampil dengan desain yang sepenuhnya baru, dimensi yang lebih besar, serta teknologi yang semakin modern. Meski masih mengandalkan mesin 2.0 liter seperti pendahulunya, rasa berkendara BMW X3 terbaru terasa jauh lebih mahal dan mendekati karakter BMW X5.

BMW X3 pertama kali di perkenalkan pada tahun 2003 dan langsung menjadi model yang mengubah cara pandang konsumen terhadap SUV. Saat itu, X3 hadir sebagai SUV yang tetap nyaman dan menyenangkan di kendarai layaknya sedan. Tidak terasa, setelah lebih dari 22 tahun, BMW X3 kini telah memasuki generasi keempat dan semakin matang sebagai SUV premium.

Desain Eksterior Lebih Besar dan Lebih Premium

Secara dimensi, BMW X3 terbaru kini tampil lebih panjang dan lebih lebar, namun dengan atap yang lebih rendah sehingga proporsinya terlihat lebih pipih dan sporty. Bahasa desainnya benar-benar baru dan memberikan kesan yang jauh lebih mewah di banding generasi sebelumnya.

Bagian depan didominasi kidney grille berukuran besar yang untuk pertama kalinya di lengkapi Illuminated Grille. Saat malam hari, pencahayaan ini membuat tampilan X3 terlihat misterius dan futuristis dari kejauhan. Desain tersebut terasa pas di bodi SUV yang kini semakin bongsor.

Lampu depan sudah menggunakan Adaptive LED dengan desain khas berbentuk anak panah. Untuk pasar Indonesia, BMW membekali X3 dengan velg 20 inci yang terlihat proporsional tanpa mengorbankan kenyamanan, mengingat kondisi jalan di Indonesia yang tidak selalu mulus.

Interior Lebih Modern dan Berorientasi Pengemudi

Masuk ke dalam kabin, BMW X3 generasi terbaru langsung memberikan kesan modern dan berkelas. Desain dashboard kini mengusung curved screen seperti BMW-BMW terbaru lainnya, namun dengan lekukan dan detail yang unik serta tidak ditemukan pada model lain.

Kualitas material terasa meningkat, terutama di area yang sering di sentuh. Jahitan asli pada dashboard dan pintu memberikan nuansa premium, meskipun masih ditemukan beberapa panel plastik di bagian bawah. Posisi duduk pengemudi menjadi salah satu keunggulan utama, khas BMW. Joknya sangat ergonomis dan dapat diatur secara elektrik, termasuk perpanjangan dudukan kursi untuk menopang paha dengan lebih baik.

Setir dapat di atur tilt dan teleskopik dengan jangkauan yang luas, membuat posisi berkendara mudah di sesuaikan dengan berbagai postur tubuh. Head-Up Display dan sistem ADAS sudah menjadi standar, menegaskan bahwa X3 terbaru memang di tujukan untuk pengemudi yang ingin menikmati pengalaman berkendara maksimal.

Kenyamanan Penumpang Belakang yang Cukup, Bukan Fokus Utama

Di baris kedua, BMW X3 tetap menawarkan ruang yang memadai. Dengan posisi duduk pengemudi ideal untuk tinggi badan 177 cm, legroom dan headroom di belakang masih tergolong nyaman. Panoramic roof membuat kabin terasa lebih terang dan lapang, sementara AC triple zone memberikan kenyamanan tambahan bagi penumpang belakang.

Namun, karakter duduknya cenderung agak tegak dan fitur kemewahan di belakang tidak terlalu berlebihan. Hal ini sejalan dengan filosofi BMW X3 sebagai SUV yang lebih menyenangkan untuk di kendarai sendiri di bandingkan menjadi mobil dengan sopir.

Mesin Mild Hybrid: Lebih Halus dan Efisien

BMW X3 generasi terbaru di Indonesia hanya tersedia dalam satu varian, yaitu BMW X3 20 xDrive M Sport. Mobil ini masih menggunakan mesin 2.0 liter 4 silinder turbo, namun kini dilengkapi sistem mild hybrid 48V.

Tenaga mesin meningkat tipis menjadi 190 PS dengan torsi 310 Nm. Transmisi otomatis 8-percepatan ZF kembali di gunakan dan menyalurkan tenaga ke keempat roda melalui sistem xDrive. Kombinasi ini menghasilkan karakter berkendara yang sangat halus, terutama saat di gunakan di kemacetan, namun tetap responsif ketika di pacu di mode Sport.

Akselerasi 0–100 km/jam berada di kisaran 8,7 detik berdasarkan pengujian, bukan angka yang impresif untuk sebuah BMW, namun tenaga terasa mengalir terus tanpa hentakan berlebihan. Sensasi inilah yang membuat X3 terbaru terasa effortless saat di kendarai.

Rasa Berkendara Naik Kelas, Mendekati BMW X5

Kenaikan harga BMW X3 terbaru ternyata sejalan dengan peningkatan rasa berkendara. Mobil ini terasa lebih senyap, lebih stabil, dan lebih halus di banding generasi sebelumnya. NVH berkurang signifikan, membuat kabin terasa tenang dan berkelas.

Suspensinya memang masih tergolong firm, khas BMW. Di jalan halus dan tol, kenyamanannya sangat baik. Namun di jalan kasar atau conblock, karakter kaku tersebut masih terasa. Meski begitu, handling menjadi nilai jual utama. X3 terbaru terasa sangat presisi, membuat pengemudi percaya diri saat bermanuver, bahkan memberikan sensasi seperti mengendarai sedan sport, bukan SUV.

Konsumsi BBM Masih Wajar untuk SUV Premium

Dalam penggunaan sehari-hari, konsumsi bahan bakar BMW X3 terbaru tergolong wajar. Di dalam kota dengan kecepatan rata-rata sekitar 22 km/jam, konsumsi berada di kisaran 10 km/liter. Sementara di jalan tol dengan kecepatan konstan, angkanya bisa mencapai 15–16 km/liter.

Peran mild hybrid di Indonesia lebih di fokuskan pada kehalusan sistem start-stop, bukan penambahan tenaga seperti di pasar global.

Harga dan Kesimpulan

BMW X3 generasi terbaru di pasarkan dengan harga sekitar Rp1,568 miliar on the road Jakarta. Angka ini memang terasa mahal, terutama jika di bandingkan dengan kompetitor atau bahkan generasi sebelumnya yang memiliki tenaga lebih besar.

Namun BMW X3 bukan sekadar soal spesifikasi di atas kertas. SUV ini menawarkan rasa berkendara khas BMW yang sulit di tiru oleh merek lain. Dari handling, posisi duduk, hingga kualitas rasa mengemudi, semuanya terasa matang dan solid.

BMW X3 terbaru cocok bagi konsumen yang menginginkan SUV premium dengan karakter pengemudi sejati, teknologi modern, dan sensasi berkendara yang tetap menyenangkan di setiap perjalanan.

Sumber :Youtube.com

Related Posts

BYD Sealion 8 (BYD Tang L): SUV Plug-in Hybrid 7-Seater yang Lebih Gagah dan Mewah

Berita Otomotif dan Dunia Balap – BYD kembali menunjukkan keseriusannya di segmen SUV besar melalui kehadiran BYD Sealion 8. Mobil ini diperkenalkan langsung di BYD Circuit, Zhengzhou, China, dan menjadi versi…

Honda Jazz GR Crosstar Hybrid, Hatchback Ikonik yang Jadi Obat Rindu Pecinta Jazz

Berita Otomotif dan Dunia Balap – Honda Jazz pernah menjadi salah satu hatchback paling populer di Indonesia. Karakternya yang sporty, praktis, dan nyaman membuat mobil ini memiliki basis penggemar yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

BYD Sealion 8 (BYD Tang L): SUV Plug-in Hybrid 7-Seater yang Lebih Gagah dan Mewah

BYD Sealion 8 (BYD Tang L): SUV Plug-in Hybrid 7-Seater yang Lebih Gagah dan Mewah

Honda Jazz GR Crosstar Hybrid, Hatchback Ikonik yang Jadi Obat Rindu Pecinta Jazz

Honda Jazz GR Crosstar Hybrid, Hatchback Ikonik yang Jadi Obat Rindu Pecinta Jazz

BRZ Farrel Siap untuk Indonesian Drift Series

BRZ Farrel Siap untuk Indonesian Drift Series

BYD Atto 2 Meluncur di Singapore Motor Show 2026, SUV Listrik Kompak yang Lebih Praktis

BYD Atto 2 Meluncur di Singapore Motor Show 2026, SUV Listrik Kompak yang Lebih Praktis

Mobil Drift McLaren V8 yang Gak Masuk Akal: GD Dubai Trip

Mobil Drift McLaren V8 yang Gak Masuk Akal: GD Dubai Trip

Mazda 6e Fastback Resmi Melantai di Singapore Motor Show 2026: Era Baru Sedan Listrik

Mazda 6e Fastback Resmi Melantai di Singapore Motor Show 2026: Era Baru Sedan Listrik