Adu Irit Jaecoo J5 EV Vs Chery Tiggo Cross CSH
Berita Otomotif dan Dunia Balap – Adu Irit Jaecoo J5 EV Vs Chery Tiggo Cross CSH Persaingan SUV modern semakin menarik karena produsen menghadirkan teknologi elektrifikasi. Dua model yang sering dibandingkan yaitu Jaecoo J5 EV dan Chery Tiggo Cross CSH. Keduanya menawarkan konsep hemat energi, tetapi menggunakan teknologi berbeda. J5 EV mengandalkan tenaga listrik penuh, sedangkan Tiggo Cross CSH memadukan mesin bensin dan motor listrik melalui sistem hybrid.
Lalu, mana yang lebih irit untuk penggunaan harian?
Jaecoo J5 EV Vs Chery Tiggo Cross CSH Konsep Teknologi: EV vs Hybrid
Jaecoo J5 EV menggunakan motor listrik sebagai sumber tenaga utama. Mobil ini tidak membutuhkan bensin karena seluruh energi berasal dari baterai. Motor listrik pada J5 EV mampu menghasilkan tenaga sekitar 155 kW dengan torsi 288 Nm.
Sementara itu, Chery Tiggo Cross CSH memakai teknologi hybrid paralel. Sistem ini menggabungkan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik. Kombinasi tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 204 PS dan torsi 310 Nm.
Perbedaan konsep ini membuat cara konsumsi energi kedua mobil sangat berbeda.
Konsumsi Energi dan Efisiensi
Mobil listrik biasanya memberikan biaya operasional lebih rendah karena pengguna hanya mengisi baterai.
Jaecoo J5 EV memiliki baterai sekitar 49–69 kWh dengan jarak tempuh hingga 400–550 km (CLTC) dalam sekali pengisian.
Di sisi lain, Chery Tiggo Cross CSH mengandalkan efisiensi mesin hybrid. Sistem ini mampu menghasilkan konsumsi bahan bakar sekitar 20 km per liter pada rute kombinasi dan bahkan mencapai 30 km per liter di jalan tol.
Teknologi hybrid juga memungkinkan mobil berjalan menggunakan mode listrik pada kecepatan rendah sehingga membantu menghemat bahan bakar di dalam kota.
Performa dan Akselerasi
Walaupun fokus utama kedua mobil ini adalah efisiensi, performanya tetap cukup menarik.
Motor listrik pada Jaecoo J5 EV mampu membawa SUV ini berakselerasi 0–100 km/jam sekitar 7,7 detik.
Sebaliknya, Chery Tiggo Cross CSH mengandalkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik untuk memberikan akselerasi responsif, terutama saat pengemudi membutuhkan tenaga tambahan untuk menyalip kendaraan lain.
Performa keduanya cukup seimbang, tetapi karakter tenaga listrik biasanya terasa lebih instan.
Biaya Operasional Harian
Jika melihat biaya penggunaan sehari-hari, mobil listrik biasanya lebih hemat karena tidak memerlukan bensin. Pengguna hanya membayar listrik saat mengisi baterai.
Namun, mobil hybrid seperti Chery Tiggo Cross CSH tetap memberikan kepraktisan karena pengemudi tidak perlu mencari stasiun pengisian listrik. Pengguna cukup mengisi bensin seperti mobil biasa.
Karena itu, pilihan paling irit sering bergantung pada kondisi penggunaan.
- Kota dengan banyak stasiun pengisian → EV lebih menguntungkan.
- Daerah dengan SPBU lebih mudah ditemukan → hybrid terasa lebih praktis.
Kesimpulan: Mana Lebih Irit?
Dalam hal efisiensi energi murni, Jaecoo J5 EV berpotensi lebih hemat karena tidak menggunakan bensin sama sekali.
Namun Chery Tiggo Cross CSH menawarkan keseimbangan antara efisiensi dan fleksibilitas. Teknologi hybrid membuat mobil tetap irit sekaligus mudah digunakan tanpa bergantung pada infrastruktur pengisian listrik.
Singkatnya:
- Jaecoo J5 EV unggul dalam biaya energi dan teknologi listrik.
- Chery Tiggo Cross CSH unggul dalam fleksibilitas dan efisiensi hybrid.
Keduanya sama-sama menghadirkan solusi hemat untuk SUV modern, tinggal menyesuaikan kebutuhan dan gaya berkendara pengguna.
Sumber : Kompas.com





