Berita Otomotif dan Dunia Balap – Indomobil eMotor Sprinto hadir sebagai salah satu pilihan motor listrik untuk kebutuhan harian. Motor ini menawarkan desain sporty, fitur modern, dan biaya operasional yang jauh lebih rendah dibanding motor bensin.
Dengan harga sekitar Rp 25,5 juta, Sprinto membawa baterai lithium 2,45 kWh dan mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Biaya Pengisian Daya sprinto Tergolong Murah
Sprinto hanya membutuhkan daya listrik dalam jumlah kecil untuk sekali pengisian penuh. Jika mengacu pada tarif listrik rumah tangga saat ini, pengguna hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 6.000 hingga Rp 7.000 untuk charging penuh.
Dalam kondisi baterai penuh, Sprinto mampu menempuh jarak sekitar 110 kilometer. Artinya, biaya perjalanan per kilometer hanya berada di kisaran Rp 60. Angka tersebut jauh lebih hemat dibanding motor bensin konvensional.
Simulasi Pemakaian Harian sprinto
Jika pengguna memakai Sprinto sejauh 30 kilometer per hari, total jarak tempuh bulanan mencapai sekitar 900 kilometer.
Dengan asumsi jarak maksimal 110 kilometer per pengisian, pengguna hanya perlu melakukan charging sekitar delapan hingga sembilan kali setiap bulan.
Berikut simulasi pengeluarannya:
- Total jarak bulanan: 900 km
- Kebutuhan charging: 8–9 kali
- Biaya charging bulanan: sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu
Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibanding motor bensin dengan konsumsi rata-rata 40 km per liter. Untuk jarak yang sama, motor bensin bisa menghabiskan biaya bahan bakar sekitar Rp 225 ribu per bulan.
Fitur Modern Jadi Nilai Tambah
Selain hemat, Sprinto juga menghadirkan berbagai fitur modern. Indomobil membekali motor ini dengan sistem keyless, traction control, panel instrumen touchscreen, konektivitas aplikasi, hingga reverse mode untuk memudahkan parkir.
Sprinto juga menggunakan lampu LED, port USB, dan speaker Bluetooth aktif. Kombinasi fitur tersebut membuat motor ini terasa praktis untuk mobilitas harian di perkotaan.
Cocok untuk Mobilitas Dalam Kota
Sprinto cocok untuk pengguna dengan aktivitas harian jarak dekat hingga menengah, seperti berangkat kerja, kuliah, atau kebutuhan transportasi dalam kota.
Motor listrik ini juga menghadirkan akselerasi instan dan suara yang lebih halus dibanding motor bensin. Keunggulan tersebut membuat pengalaman berkendara terasa lebih nyaman, terutama saat menghadapi lalu lintas perkotaan.
Namun, pengguna tetap perlu mempertimbangkan ketersediaan tempat charging dan biaya penggantian baterai dalam jangka panjang. Banyak pengguna kendaraan listrik juga menyoroti faktor umur baterai dan ketersediaan suku cadang sebelum membeli motor listrik.
Efisiensi Jadi Kelebihan Utama
Indomobil eMotor Sprinto menawarkan efisiensi yang menarik untuk penggunaan harian. Biaya operasional yang rendah menjadi daya tarik utama, terutama bagi pengguna yang ingin mengurangi pengeluaran bahan bakar.
Dengan kombinasi jarak tempuh cukup jauh, fitur modern, dan biaya charging murah, Sprinto bisa menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang mulai beralih ke kendaraan listrik.
Sumber : kompas.com






