Jetour X50e Masih Tahap Studi dan Penyesuaian Harga

Berita Otomotif dan Dunia Balap – Jetour X50e, mobil listrik dari Jetour Motor, menjadi salah satu model yang memiliki peluang besar untuk di pasarkan di Indonesia. Kehadirannya pertama kali di perkenalkan kepada publik melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Namun, hingga pertengahan tahun ini, Jetour X50e belum resmi di luncurkan di Tanah Air.

Direktur Marketing Jetour Motor Indonesia (JMI), Moch. Ranggy Radiansyah, menjelaskan bahwa mobil listrik tersebut memang di bawa ke IIMS hanya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat dan calon konsumen potensial. “X50e memang kami bawa waktu beberapa bulan lalu di IIMS. Sebetulnya tujuannya hanya untuk perkenalan saja,” ujar Ranggy saat di temui di Jakarta.

Tujuan Utama: Melihat Respon Pasar

Menurut Ranggy, pameran IIMS di jadikan sebagai ajang untuk melihat respon dari calon konsumen terhadap kehadiran Jetour X50e. Ia mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mempersiapkan peluncuran produk secara lebih matang. “Kami mau lihat apa respon dari potensial konsumen di IIMS, dan tujuan utamanya untuk mengumumkan bahwa produk ini akan berlanjut,” jelasnya.

Menjelang pameran otomotif besar lainnya, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang di jadwalkan berlangsung akhir Juli, Jetour masih belum dapat memastikan apakah X50e akan resmi di luncurkan dalam acara tersebut. Hal ini dikarenakan status X50e masih dalam tahap pengumuman dan belum masuk fase peluncuran resmi.

Fokus pada Pasar Setir Kanan

Salah satu tantangan utama yang tengah di hadapi Jetour dalam menghadirkan X50e ke pasar Indonesia adalah penyesuaian untuk pasar setir kanan. Hal ini menjadi aspek penting dalam studi internal yang tengah berlangsung. Jetour ingin memastikan bahwa X50e dapat di sesuaikan dengan kebutuhan teknis dan regulasi lokal sebelum benar-benar di rilis ke pasar.

“Sekarang ini X50e masih dalam tahap pengumuman produk, terutama untuk market setir kanan. Jadi, apakah mobil ini akan di rilis atau tidak, itu masih dalam tahap konsentrasi internal kami,” kata Ranggy.

Penentuan Harga Jadi Fokus Utama

Faktor lain yang turut di pertimbangkan secara serius adalah penentuan harga jual X50e. Jetour ingin memastikan harga yang di tawarkan mampu bersaing sekaligus tetap terjangkau oleh konsumen di Indonesia. Proses ini memerlukan riset mendalam dan waktu yang tidak singkat.

“Memang butuh waktu yang lama. Kami sedang mencari cara bagaimana bisa menetapkan harga yang sesuai dengan kebutuhan dan daya beli konsumen,” ungkap Ranggy. “Berdasarkan survei-survei yang sudah kami lakukan beberapa bulan terakhir, kami ingin menetapkan strategi harga yang paling tepat.”

Jetour X50e sebagai Vision Statement

Meski belum ada informasi resmi mengenai harga maupun waktu pre-launching X50e, Jetour menegaskan bahwa kehadiran model ini merupakan bagian dari visi jangka panjang mereka di Indonesia. “Kita bawa X50e sebagai vision statement kita di Indonesia,” tutup Ranggy.

Dengan berbagai pertimbangan yang masih di kaji, Jetour X50e tetap menjadi salah satu kendaraan listrik yang di nantikan kehadirannya di pasar otomotif nasional.

Sumber :Kompas.com

  • Related Posts

    Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

    Berita Otomotif dan Dunia Balap – Baterai SLA Motor Listrik semakin populer sebagai pilihan kendaraan harian. Banyak model masih mengandalkan baterai SLA (Sealed Lead Acid) karena harganya lebih terjangkau dibandingkan…

    Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

    Mobil Listrik yang Siap Mendukung Mobilitas Modern Berita Otomotif dan Dunia Balap – Fitur MG S5 EV Tren kendaraan listrik terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan transportasi yang efisien dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

    Baterai SLA Motor Listrik Bisa Diservis? Ini Kata Bengkel Spesialis

    Hasil Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1

    Hasil Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1

    Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

    Menjajal Fitur MG S5 EV untuk Aktivitas Harian

    Biaya Kepemilikan Suzuki S-Presso Setahun Pakai: Rp 7 Jutaan

    Biaya Kepemilikan Suzuki S-Presso Setahun Pakai: Rp 7 Jutaan

    Hitung Pajak Tahunan Mobil Listrik Wuling Cortez Darion EV

    Hitung Pajak Tahunan Mobil Listrik Wuling Cortez Darion EV

    BYD M6 DM Classic Jadi Varian Termurah, Dapat Apa Saja?

    BYD M6 DM Classic Jadi Varian Termurah, Dapat Apa Saja?